Indonesia sedang ramai dengan hiruk pikuk yang terjadi di informasi media daring. Mengenai tagar kabur aja dulu, apa isi sebenarnya tagar kabur aja dulu? Apakah itu sebuah dukungan, kritik, atau keresehan masyarakat Indonesia?. Kabur aja dulu merupakan sebuah keresahan yang disampaikan masyarakat Indonesia mengenai beberapa hal, diantaranya yaitu terkait pekerjaan, pendidikan, hukum, politik, dan kehidupan sosial yang berjalan di Indonesia. Kita membahas salah satu yaitu kehidupan sosial, mengenai kualitas udara buruk, keluhan masyarakat mengenai polusi udara, perubahan iklim, dan pengolahan sampah. Walaupun mungkin hal ini sekilas terlihat sepele, tetapi bisa menghirup udara segar tanpa polusi, juga merupakan hak kita sebagai warga Indonesia. Kenapa masyarakat Indonesia resah dengan kualitas udara, dan perubahan iklim?, karena ada hal buruk lain yang akan terjadi, jika kita mengabaikan perubahan iklim. Banjir Beberapa hal yang menyebabkan banyak kota di In...
Sebagai seorang manusia yang selalu bertumbuh, sudah sewajarnya kita memiliki rencana, target, dan pencapaian dalam hidup. Pastinya semua orang memiliki target dan pencapaian yang baik, lebih bersyukur lagi jika pencapaian baik kita, bisa berdampak kepada orang lain. Salah satu contoh list pencapaian baik saya yaitu ingin mengisi masa tua di pulau Sumatera. Kenapa pulau Sumatera?. Karena populasi masyarakat di Jawa sudah sangat banyak, tetapi luas pulau jawa sekitar 130ribu, sedangkan luas pulau Sumatera sekitar 450 ribu. Data BPS jumlah penduduk pulau jawa tahun 2020 sekitar 150 juta jiwa, sedangkan jumlah penduduk pulau Sumatera menurut data BPS tahun 2020 sekitar 55 juta jiwa. Pulau Jawa yang lebih kecil tetapi padat penduduknya berbanding terbalik dengan pulau Sumatra. Tinggal di Pulau Sumatra, tidak hanya perkara pulaunya yang lebih luas. Tetapi dimasa tua saya ingin tinggal di pulau Sumatra karena ingin slow living saja di ujung usia sembari mencari pengalaman lebih bagaima...
Belajar ke luar negeri sekarang sudah banyak diprogramkan oleh sekolah-sekolah. Beberapa sekolah mengadakan study tour ke luar negeri. Ada juga yang mengadakan pertukaran pelajar ke luar negeri. Beberapa hal ini yang menjadi pemicu pelajar Indonesia untuk semangat mencari ilmu sampai luar negeri. Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang juga menjadi mahasiswa di luar negeri. Beberapa teman saya yang sudah berpengalaman mempunyai anak yang melakukan belajar ke luar negeri. Ada rasa senang sekaligus rasa takut yang terkadang menghampiri para orangtua. Walaupun beberapa lembaga menyediakan uang saku untuk siswa pertukaran pelajar. Tetapi terkadang ada kebutuhan mendesak yang tidak bisa tercover oleh uang beasiswa atau ada titipan oleh-oleh yang mengharuskan orangtua mentransfer uang ke anak-anak mereka. Namun beberapa teman saya juga menemui beberapa kendala, saat ingin transfer uang saku ke anaknya. Potongan biaya yang terlalu besar, saat transfer ke luar negeri Po...
Komentar
Posting Komentar