Postingan

rosyida marfuah: puisi menunggu

rosyida marfuah: puisi menunggu : Dan setiap pagi Selalu, kuhitung hari yang menegangkan itu Awalnya aku membutuhkan banyak jari untuk menghitungnya Tapi lama kelamaan...
Gambar

puisi menunggu

Dan setiap pagi Selalu, kuhitung hari yang menegangkan itu Awalnya aku membutuhkan banyak jari untuk menghitungnya Tapi lama kelamaan Aku hanya membutuhkan sedikit jari untuk menghitung hari itu Taka da alasan untuk aku tidak siap menghadapi hari itu Aku sayang orang yang sayang aku Aku ingin membuat mereka bangga atas kehadiranku Sebisa mungkin aku akan berdoa dan berusaha Berdoa dan berusaha untuk tidak mengecewakan mereka Yakinlah!!! Allah selalu mendampingiku
Apakah aku harus keluar dari kegelapan ini Apakah ini kegelapan Bukan kegelapan Hanya butuh sedikit penerangan Lalu siapa yang bisa menerangi Tanya hatimu
Ibuku sayang terima kasih sudah menjaga, menyayangi, mencintai aku selama ini Taka da alasan hati ini untuk marah padamu Walaupun ada hati emasmu tak boleh untuk disakiti Bapak, kakak, adik Jaga Ibu selalu Dari anakmu yang selalu menyakitimu
Seperti ibu yang melihat anaknya menangis Aku merasa bersalah melakukan ini padamu nak Ya allah nak maafin ibu Yang tidak bisa menjaga kamu terus Nak jangan marah sama ibu,,maafin ibu nak
Aku tidak tahu apa yang ada dalam hatimu, begitupun sebaliknya Apakah kau pergi melepas kerinduan pada indukmu, ataukah kau Sudah pergi mencari madu, aku tak tahu bukannya aku tak mau tau, karena semakin aku membicarakanmu, semakin aku mencari tahu tentang dirimu itu malah membuat hatiku pilu